Tergoda Rayuan Janda Muda Cantik, Rencana Nikah Pupus, Uang Rp 448 Juta Habis Dipakai Foya-foya

Tergoda Rayuan Janda Muda Cantik, Rencana Nikah Pupus, Uang Rp 448 Juta Habis Dipakai Foya-foya
Loading...
Tergoda Rayuan Janda Muda Cantik, Rencana Nikah Pupus, Uang Rp 448 Juta Habis Dipakai Foya-foya 

"Setelah menerima uang, pelaku mengajak korban bersama keluarganya untuk berlibur ke Bali. Seolah-olah liburan itu dibiayai oleh pelaku karena dia mengaku sebagai pengusaha resto. Padahal pelaku seorang ibu rumah tangga," ucapnya.
Selanjutnya pada 9 Januari 2020, pelaku bersama ibunya datang ke rumah korban untuk mengundur lamaran dan pernikahan yang rencananya 11 Januari 2020 menjadi 11 Februari 2020. Pelaku berdalih, Kantor Urusan Agama (KUA) salah memasukkan data sehingga harus diundur.
Merasa curiga dengan hal itu, korban mengecek ke gedung Sportarium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tempat yang rencananya digunakan untuk pernikahan mereka. Korban kaget bahwa tidak ada pemesanan gedung atas nama dirinya maupun pelaku.
Merasa telah ditipu, korban mengadukan kasus itu ke Polsek Mergangsan. Polisi melakukan penyelidikan, ternyata uang tersebut sudah habis dipakai untuk kepentingan pelaku. Selain itu, pelaku dan mantan suaminya belum resmi bercerai secara pengadilan.
"Uang yang katanya buat resepsi pernikahannya itu digunakan untuk beli HP, berlibur ke Bali sebanyak tiga kali dan menginap di hotel berbintang di Yogyakarta. Memang digunakan bersama korban, tapi posisinya korban tidak sadar uang itu uang untuk resepsi. Karena setahu korban, pacarnya ini orang kaya," kata dia.
Tidak Berniat Menipu
Sementara itu pelaku mengaku, saat berkenalan dengan korban, dirinya memang sudah mengakui bahwa pernah menikah. Korban tidak merasa keberatan dengan statusnya.
Pelaku mengaku sejak awal, tidak berniat menipu korban. "Uangnya untuk liburan ke Bali bersama korban sama keluarganya. Sebenarnya enggak ada niat menipu, tapi karena saya mau proses perceraian, jadi gak bisa nikah dulu," kata pelaku.
Saat disinggung alasan mengaku sebagai pengusaha restoran karena setiap korban menjemput selalu di tempat saudaranya yang merupakan pengusaha. "Ya karena dia sering jemput di tempat saudaraku yang pengusaha. Jadi dia tahunya aku pengusaha," ucapnya. (R03)
Sumber: Tagar.id

KEMBALI KE HALAMAN PERTAMA

Halaman
3 1
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
loading...
Loading...
loading...
<!-- Histats.com START (aync)--> <script type="text/javascript">var _Hasync= _Hasync|| []; _Hasync.push(['Histats.start', '1,4384877,4,0,0,0,00010000']); _Hasync.push(['Histats.fasi', '1']); _Hasync.push(['Histats.track_hits', '']); (function() { var hs = document.createElement('script'); hs.type = 'text/javascript'; hs.async = true; hs.src = ('//s10.histats.com/js15_as.js'); (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(hs); })();</script> <noscript><a href="/" target="_blank"><img src="//sstatic1.histats.com/0.gif?4384877&amp;101" alt="" border="0" /></a></noscript> <!-- Histats.com END -->