Temukan Kebenaran Virus Corona, Ilmuwan Ini Langsung Dilenyapkan Pemerintah China, Ada Rahasia Besar Dibawanya Menghilang

Temukan Kebenaran Virus Corona, Ilmuwan Ini Langsung Dilenyapkan Pemerintah China, Ada Rahasia Besar Dibawanya Menghilang
Loading...
Ilmuwan Shi Zhengli di laboratorium.
Awalnya dia takut jika virus itu mulai membunuh banyak orang di kota dan bocor dari labnya di Wuhan.
Dia mengatakan, "Saya tidak pernah berharap hal seperti ini terjadi di Wuhan, di China Tengah, saya berpikir bisakah mereka datang dari lab kami?"
Namun dia sebelumnya telah memberikan peringatan sebelum akhirnya keberadaannya diberangus, tetapi laporan rahasia mengatakan pejabat China turun tangan untuk menghentikannya berbicara.
Sebelum menghilang, wartawan Gao Yu mewawancarai Dr Shi Zhengli yang terkunci di Wuhan memberi tahu bahwa semuanya ditutup-tutupi, lapor Daily Mail.
Dr Shi Zhengli mengatakan, "Kami mengetahui bahwa lembaganya menyelesaikan tes sekuensing gen terkait pada 2 Januari tetapi diberangus."
Temuan sejak saat itu dirilis dan sedang digunakan sebagai bagian dari upaya dunia untuk menemukan vaksin.

Kelelawar, diyakini oleh banyak ilmuwan sebagai jantung dari 6 wabah virus corona, termasuk pandemi Covid-19 yang kini sedang berlangsung.
Namun, tidak jelas bagaimana bisa menyebar sampai ke manusia.
Pesan terakhir Shi Zhengli sebelum menghilang adalah, krisis saat ini adalah seruan untuk membangun dunia, tindakan harus diambil sekarang untuk mencegah pandemi global terjadi.

"Apa yang kami temukan adalah sebagian kecil, misi harus berlanjut, virus corona ditularkan oleh kelelawar akan menyebabkan lebih banyak wabah dan kita harus menemukannya, sebelum mereka menemukan kita," katanya.
Sementara itu China sendiri merevisi jumlah kematian, karena didesak dunia telah menutupi jumlah korban sebenarnya.
Jumlahnya meningkat 50% dari jumlah korban awal, dengan tambahan seribu lebih korban dinyatakan meninggal dunia. (Afif)

KEMBALI KE HALAMAN PERTAMA

Halaman
3 1
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
loading...
Loading...
loading...
<!-- Histats.com START (aync)--> <script type="text/javascript">var _Hasync= _Hasync|| []; _Hasync.push(['Histats.start', '1,4384877,4,0,0,0,00010000']); _Hasync.push(['Histats.fasi', '1']); _Hasync.push(['Histats.track_hits', '']); (function() { var hs = document.createElement('script'); hs.type = 'text/javascript'; hs.async = true; hs.src = ('//s10.histats.com/js15_as.js'); (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(hs); })();</script> <noscript><a href="/" target="_blank"><img src="//sstatic1.histats.com/0.gif?4384877&amp;101" alt="" border="0" /></a></noscript> <!-- Histats.com END -->