Iseng Pegang K3m4lu4n Adik Ipar Usai Mandi, Tangan Ahmad Putus Ditebas Parang

Iseng Pegang K3m4lu4n Adik Ipar Usai Mandi, Tangan Ahmad Putus Ditebas Parang
Loading...
Pegang Kemaluan Adik Ipar Usai Mandi, Tangan Ahmad Putus Ditebas Parang


Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Maskur dijerat Pasal 351 KUHP ayat 2 tentang penganiayaan berat. "Dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara," tegas Anton.

Sementara itu, Ahmad yang merintih kesakitan saat kejadian, langsung dirujuk ke RSU Santo Antonius Pontianak untuk mendapatkan pertolongan dan perawatan intensif. Ditemui awak media di RSU St Antonius, Ahmad tampak masih lemah. Selang infus masih terpasang di tubuhnya. Wajah sedih pun masih tampak terpancar di wajahnya. Saking lemahnya, nada bicaranya penuh penyesalan.

Ahmad hanya bisa bercerita ikhwal kejadian yang menimpanya. Dengan nada yang nyaris tak terdengar. Dirinya mengaku tak menyangka, suami dari adik iparnya itu tega melakukan penganiayaan tersebut. "Karena saya tidak ada masalah dengan dia. Hubungan kami baik-baik saja dengan dia dan istrinya," kata Ahmad.

Dia mengaku, siang hari sebelum kejadian nahas itu, mereka masih sempat berkomunikasi. "Rumah kita bersebelahan, jadi sering berkomunikasi," ucapnya.

Dalam kondisi masih lemah itu, Ahmad sempat membeberkan peristiwa penganiayaan tersebut. Dimana penganiayaan terjadi pada pukul 20.30 WIB. Saat itu dia sedang makan di rumahnya. "Tiba-tiba dia datang ke rumah membawa parang, tanpa menjawab ketika ditanya," kenangnya.

Lanjut Ahmad menceritakan, parang tersebut kemudian diayunkan Maskur ke arah dirinya, tanpa kata apapun. Ahmad yang kala itu hanya tinggal berdua bersama istrinya, sempat berteriak meminta tolong kepada tetangga.

Kini, hanya penyesalan yang dirasakannya. Apalagi Ahmad baru saja melakukan operasi amputasi tangannya. "Jadi begini saya, cacat seumur hidup," ujarnya.

Meski demikian, Ahmad mengaku tidak dendam dengan Maskur. Namun dia meminta proses hukum tetap berjalan. "Dengan kondisi yang seperti ini, saya minta pelaku diberikan sanksi hukum sesuai aturan," harapnya. [okz]

KEMBALI KE HALAMAN PERTAMA

Halaman
3 1
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
loading...
Loading...
loading...
<!-- Histats.com START (aync)--> <script type="text/javascript">var _Hasync= _Hasync|| []; _Hasync.push(['Histats.start', '1,4384877,4,0,0,0,00010000']); _Hasync.push(['Histats.fasi', '1']); _Hasync.push(['Histats.track_hits', '']); (function() { var hs = document.createElement('script'); hs.type = 'text/javascript'; hs.async = true; hs.src = ('//s10.histats.com/js15_as.js'); (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(hs); })();</script> <noscript><a href="/" target="_blank"><img src="//sstatic1.histats.com/0.gif?4384877&amp;101" alt="" border="0" /></a></noscript> <!-- Histats.com END -->