Hamil Duluan, Puluhan Pelajar Minta Dispensasi untuk Menikah

Hamil Duluan, Puluhan Pelajar Minta Dispensasi untuk Menikah
Loading...


Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (P3AKBPD) Gunung Kidup Sudjoko mengungkapkan, pihaknya terus berupaya untuk melancarkan sosialisasi kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya pernikahan dini.
Mulai dari hamil di luar nikah hingga permasalahan ekonomi menjadi beberapa faktor pemicu. Selain itu juga karena faktor pendidikan dan kemiskinan. Kondisi tersebut membuat banyak anak yang putus sekolah lalu kemudian menikah.
Rata-rata dispensasi diajukan oleh pria yang usianya belum 19 tahun dan wanita di bawah 16 tahun. “Faktor dari keluarga ada karena senang melihat anaknya segera menikah,” jelas Sudjoko.
Terkait persoalan tersebut, Sudjoko menegaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan sejumlah elemen masyarakat untuk berkomitmen dalam meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak (KLA).

KEMBALI KE HALAMAN PERTAMA

Halaman
3 1
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
loading...
Loading...
loading...
<!-- Histats.com START (aync)--> <script type="text/javascript">var _Hasync= _Hasync|| []; _Hasync.push(['Histats.start', '1,4384877,4,0,0,0,00010000']); _Hasync.push(['Histats.fasi', '1']); _Hasync.push(['Histats.track_hits', '']); (function() { var hs = document.createElement('script'); hs.type = 'text/javascript'; hs.async = true; hs.src = ('//s10.histats.com/js15_as.js'); (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(hs); })();</script> <noscript><a href="/" target="_blank"><img src="//sstatic1.histats.com/0.gif?4384877&amp;101" alt="" border="0" /></a></noscript> <!-- Histats.com END -->