Anggota Dewan India: Minum Urin Sapi & Hirup Kotorannya Bisa Atasi Virus Corona

Anggota Dewan India: Minum Urin Sapi & Hirup Kotorannya Bisa Atasi Virus Corona
Loading...



“Air kencing sapi dan kotoran sapi memiliki banyak manfaat sebagai obat-obatan. Pada zaman dahulu, orang-orang kudus memelihara sapi di Ashram mereka dan mereka hidup bahkan hingga seribu tahun. Mungkinha? Mungkin saja, mereka telah membuat Panchamrit dengan menggunakan urin sapi, susu, madu, dan semua milik mereka. Penyakit disembuhkan dengan menggunakannya,” kata Summan.

Namun, ide nyeleneh Suman Haripriya membuat sejumlah anggota Majelis Assam tercengang dengan komentarnya ketika diskusi tentang penyelundupan ternak ke Bangladesh terjadi. Suman Haripriya, yang mencatat beberapa manfaat kotoran sapi, mengatakan bahwa kanker juga dapat disembuhkan dengan menggunakannya sebagai obat.

“Kanker juga dapat disembuhkan dengan menggunakan urin sapi, kotoran sapi. Coronavirus adalah penyakit yang menular melalui udara dan juga dapat disembuhkan,” tegasnya.

Lebih lanjut Summan mengatakan, kotoran dan urine sapi juga bisa dijadikan obat alternatif untuk menyembuhkan kanker. Dia mencontohkan, di salah satu Rumah Sakit Ayurvedic di Gujarat, kotoran sapi diterapkan pada pasien kanker. Mereka diberi Panchamrit yang dibuat dari urin sapi dan mendapatkan banyak manfaat. Banyak lembaga Ayurvedic dan Gosala (tempat penampungan sapi) telah menggunakannya alternative tersebut.

“Kami tahu banyak pasien telah sembuh. Jadi kotoran sapi dan benda-benda Havan terkait lainnya saat dibakar [dapat menyembuhkan] COVID-19, tandasnya.

Karenanya, Summan mendorong pemerintah setempat untuk melakukan penelitian terkait kemungkinan penggunaan kotoran dan urine sapi ini. “Penelitian kami sedang berlangsung dan karena belum lengkap, kami belum [mengomunikasikannya] kepada orang-orang. Kita dapat menyembuhkan pasien kanker seperti ini, dan karena kasus kanker sedang meningkat, kita dapat menggunakan metode dan obat alternatif semacam itu. Saya tahu orang-orang yang telah disembuhkan melalui kotoran sapi saja. Setiap aspek Gaumutra (urine sapi) sangat penting dan kita harus menyembahnya,” tutupnya.

Mengutip The Wire, salah satu pendiri Ellora Vigyan Manch, Isfaqur Rahman mengaku cukup sedih dengan pernyataan Summan Haripriya. “Summan Haripriya mensponsori pemikiran anti-ilmiah di antara masyarakat. Itu dimulai pada 2014 dan telah berlanjut sejak itu. Cukup menyedihkan sebenarnya,” beber dia.

“Sangat menyedihkan ketika seorang anggota parlemen memutuskan untuk berbicara seperti ini tanpa dasar ilmiah. Dia menyia-nyiakan waktu majelis lainya ketika isu-isu lain dapat [dibahas]. Assam memiliki banyak masalah untuk didiskusikan,” kata penulis Chandra Goswami.

KEMBALI KE HALAMAN PERTAMA

Halaman
3 1
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
loading...
Loading...
loading...
<!-- Histats.com START (aync)--> <script type="text/javascript">var _Hasync= _Hasync|| []; _Hasync.push(['Histats.start', '1,4384877,4,0,0,0,00010000']); _Hasync.push(['Histats.fasi', '1']); _Hasync.push(['Histats.track_hits', '']); (function() { var hs = document.createElement('script'); hs.type = 'text/javascript'; hs.async = true; hs.src = ('//s10.histats.com/js15_as.js'); (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(hs); })();</script> <noscript><a href="/" target="_blank"><img src="//sstatic1.histats.com/0.gif?4384877&amp;101" alt="" border="0" /></a></noscript> <!-- Histats.com END -->