Tak Tahan Hanya Dikasih Uang Belanja Rp 200 Ribu Perbulan, Wanita Ini Nekat Habisi Nyawa Suami nya

Tak Tahan Hanya Dikasih Uang Belanja Rp 200 Ribu Perbulan, Wanita Ini Nekat Habisi Nyawa Suami nya
Loading...


"Saat korban bersama pelaku di dalam mobil, disitulah ia dihabisi. Pelaku GN menyekap wajah korban dengan kain. Setelah korban lemas, GN juga memukuli wajah korban hingga berlumuran darah," ungkap Dadang.

Karena kondisi saat itu sepi, Dewi dan GN kemudian mengeluarkan jasad korban dari dalam mobil. Keduanya membuang tubuh Yusuf di perladangan.

Sehari setelah kejadian, jasad korban ditemukan warga sekitar. Kondisinya cukup memprihatinkan.  Ketika ditemukan, wajah korban babak belur berlumuran darah. Dari hasil penyelidikan, didapatilah identitas Yusuf ini.

Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang hartanto didampingi Kasat reskrim, AKBP Putu Yusha Prawira mengatakan, satu tersangka lainnya berinisial GN masih dalam pengejaran.

Usai membunuh Yusuf, GN kabur. Dari penuturan Dewi, ia sama sekali tidak tahu dimana keberadaan GN, yang diduga merupakan kekasih gelapnya itu.

"Tim Reskrim yang dipimpin Kasat Reskrim masih berupaya mengejar satu tersangka lainnya. Statusnya saat ini DPO," kata Dadang.

Perwira berpangkat tiga melati emas di pundak ini mengatakan, sebaiknya tersangka segera menyerahkan diri.

Sebab, jika terus-terusan menghindar, tidak tertutup kemungkinan polisi akan bertindak tegas. "Untuk tersangka Dewi, kami menjeratnya dengan Pasal 338 Jo Pasal 340 KUHPIdana tentang pembunuhan berencana.  Ancaman hukumannya itu 15 tahun penjara," kata Dadang.

Saat memimpin paparan, Dadang memperlihatkan sejumlah barang bukti diantaranya handphone, helm dan pakaian yang digunakan korban saat kejadian.

KEMBALI KE HALAMAN PERTAMA

Halaman
3 1
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
loading...
Loading...
loading...
<!-- Histats.com START (aync)--> <script type="text/javascript">var _Hasync= _Hasync|| []; _Hasync.push(['Histats.start', '1,4384877,4,0,0,0,00010000']); _Hasync.push(['Histats.fasi', '1']); _Hasync.push(['Histats.track_hits', '']); (function() { var hs = document.createElement('script'); hs.type = 'text/javascript'; hs.async = true; hs.src = ('//s10.histats.com/js15_as.js'); (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(hs); })();</script> <noscript><a href="/" target="_blank"><img src="//sstatic1.histats.com/0.gif?4384877&amp;101" alt="" border="0" /></a></noscript> <!-- Histats.com END -->