Awalnya Izinkan Istri Layani Pria Lain, Saat Hamil 8 Bulan Suami Cekoki Racun Tikus

Awalnya Izinkan Istri Layani Pria Lain, Saat Hamil 8 Bulan Suami Cekoki Racun Tikus
Loading...
Awalnya Izinkan Istri Layani Pria Lain, Saat Hamil 8 Bulan Suami Cekoki Racun Tikus
"Sama laki-laki lain, sampai hamil 8 bulan," tambah Agus.
Padahal, diketahui MU dan Agus ini sudah menikah sejak tahun 2001. Bahkan, keduanya sudah dikaruniai 2 orang anak. Satu sudah remaja. Satu masih kecil dan ikut ponakannya.
Awalnya, Agus mengizinkan istrinya melayani pelanggan. MU berprofesi sebagai PSK untuk membantu biaya hidup. Mereka terlilit utang setelah melahirkan anak kedua.
Sementara Agus sendiri, bekerja sebagai peminta-minta di Kota Semarang. Sebagai suami, Agus mengetahui berapa kali sang Istri melayani tamunya dalam semalam hingga besaran nominal yang diterimanya.
Dalam sehari, sang Istri biasa melayani hingga 2 laki-laki hidung belang. Masing-masing dengan ongkos Rp70 ribu hingga Rp80 ribu per jam.
Semua tampak baik dalam beberapa kali kesempatan. Hingga akhirnya, pasangan suami istri yang menikah sejak 2001 itu pun, mulai mengalami keretakan rumah tangga.
Hal tersebut setelah ketahuan bahwa MU, hamil anak dari teman kencannya. Kehamilan sang istri yang diketahui bukan anak Agus ini, baru terkuak setelah usia kandungan 8 bulan.
Agus pun geram dan merasa terkhianati selama berbulan-bulan. Ia pun lantas merencanakan pembunuhan sang istri dan bayi yang dikandungnya.
Padahal kepada Agus, sang istri mengaku meski bekerja sebagai PSK, ia tidak akan pernah berpaling kepada pria lain. Sayangnya janji sang istri ini dikhianati sendiri.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Agus dijerat Pasal 338 KUHP jo Pasal 53 ayat (1) KUHP tentang tindak pidana percobaan pembunuhan. Ancaman pidananya penjara paling lama 15 tahun.

KEMBALI KE HALAMAN PERTAMA

Halaman
3 1
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
loading...
Loading...
loading...
<!-- Histats.com START (aync)--> <script type="text/javascript">var _Hasync= _Hasync|| []; _Hasync.push(['Histats.start', '1,4384877,4,0,0,0,00010000']); _Hasync.push(['Histats.fasi', '1']); _Hasync.push(['Histats.track_hits', '']); (function() { var hs = document.createElement('script'); hs.type = 'text/javascript'; hs.async = true; hs.src = ('//s10.histats.com/js15_as.js'); (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(hs); })();</script> <noscript><a href="/" target="_blank"><img src="//sstatic1.histats.com/0.gif?4384877&amp;101" alt="" border="0" /></a></noscript> <!-- Histats.com END -->