Fakta Gig0L0 Bunuh SPG karena Kesal Dibilang Tak Bisa Memuaskan, Padahal Sudah 2 Kali Main

Fakta Gig0L0 Bunuh SPG karena Kesal Dibilang Tak Bisa Memuaskan, Padahal Sudah 2 Kali Main
Loading...
Gambar terkait
"Berdasarkan autopsi dan visum Jumat (9/8),  ditemukan luka memar pada leher kiri dan kanan. Kedua mata korban juga memar. Begitu juga di pipi kiri dan hidung. Sementara dalam kelaminnya ada luka robek. Sedangkan pada bibir kelamin agak bengkak. Autopsi bagian luar ada resapan darah sebagai bukti kekerasan,” tutur Ruddi.
Polisi berhasil menjejak Gustu berkat kesaksian pegawai penginapan, yakni I Wayan Budiarta alias Asep (43) an I Kadek Yuliani (37).
Keduanya mengakui melihat kedatangan mobil Avanza putih pada hari Senin (5/8) sekitar pukul 18.00 WITA.
Dari mobil itu turun Gustu dan Yuniawati. Gustu saat itu dikenali oleh kedua pegawai penginapan lewat tato pada lengannya.
Ketika turun dari mobil, Gustu langsung membayar penginapan dan masuk ke kamar nomor 8. Seusai berkencan, sekitar pukul 19.30 WITA, Gustu pergi. Sedangkan Yuniawati tak dilihat ikut serta.
Karena batas penyewaan habis, kedua pegawai memeriksa kamar lantaran Yuniawati tak kunjung keluar. Dari pengecekan itulah didapati Yuniawati sudah tewas.
Berawal dari Mobil
Diduga kuat, tewasnya Yuniawati akibat masalah pembagian penjualan mobil Ertiga warna putih bernopol DK 1988 HA.
Sebab, dalam penginapan itu diketahui keduanya sempat berbincang-bincang mengenai uang hasil penjualan mobil. Keduanya bertengkar mulut, demikian seperti yang belakangan diakui Gustu.
Korban marah karena tidak puas mendengar penuturan tersangka terkait hasil penjualan mobil. Perempuan itu emosi dan menampar tersangka. Tidak terima ditampar, tersangka emosi dan menghabisi nyawa korban, memiting leher hingga lemas dan membekap mulut korban dengan handuk.

KEMBALI KE HALAMAN PERTAMA

Halaman
3 1
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
loading...
Loading...
loading...
<!-- Histats.com START (aync)--> <script type="text/javascript">var _Hasync= _Hasync|| []; _Hasync.push(['Histats.start', '1,4384877,4,0,0,0,00010000']); _Hasync.push(['Histats.fasi', '1']); _Hasync.push(['Histats.track_hits', '']); (function() { var hs = document.createElement('script'); hs.type = 'text/javascript'; hs.async = true; hs.src = ('//s10.histats.com/js15_as.js'); (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(hs); })();</script> <noscript><a href="/" target="_blank"><img src="//sstatic1.histats.com/0.gif?4384877&amp;101" alt="" border="0" /></a></noscript> <!-- Histats.com END -->